Jul 12, 2017

Pengertian Teleskop atau Teropong

Galileo diakui menjadi yang pertama dalam menggunakan teleskop untuk tujuan astronomi. Pada awalnya teleskop dibuat hanya dalam rentang panjang gelombang tampak saja, kemudian berkembang ke panjang gelombang radio setelah tahun 1945, kini teleskop meliputi seluruh spektrum elektromagnetik setelah semakin majunya penjelajahan angkasa luar setelah tahun 1960.

Apa itu Teleskop atau Teropong? Teleskop atau teropong adalah sebuah instrumen pengamatan yang berfungsi mengumpulkan radiasi elektromagnetik dan sekaligus membentuk citra dari benda yang diamati. Teleskop merupakan alat paling penting dalam pengamatan astronomi. Jenis teleskop yang dipakai untuk maksud bukan astronomi antara lain adalah transit, monokular, binokular, lensa kamera, atau keker. Teleskop memperbesar ukuran sudut benda, dan juga kecerahannya.

Teleskop adalah alat optik untuk menangkap cahaya dari obyek-obyek jauh dan menciptakan bayangan yang lebih besar dan jelas. Teleskop memanfaatkan keuntungan dari fakta bahwa sinar cahaya dari obyek-obyek jauh secara efektif saling paralel, sehingga sebuah elemen optik tunggal bisa mengarahkan semua sinar cahaya dari arah yang dipilih ke titik atau fokus tunggal.

Saat sinar cahaya melalui titik ini dan mulai berpendar sekali lagi, sinar cahaya ini bisa diintersepsi oleh lensa lebig kecil yang dikenal sebagai lensa mata. Lensa mata secara tipikal merefraksi sinar cahaya pada jalur divergen yang kurang tajam untuk dobservasi mata manusia atau ditangkap oleh kamera atau oleh instrumen detektor lainnya. Bayangan yang dihasilkan diperbesar dan lebih jelas berkat fakta bahwa teleskop memiliki area pengumpul cahaya yang lebih besar daripada mata manusia.

Teropong besar yang ada di dunia disebut dengan teleskop Hubble. Teleskop ini berada di Observatorium Yerkes yang berada di kawasan teluk William Wisconin, Amerika Serikat. Teleskop ini sendiri mempunyai lensa obyek yang diameternya berukuran satu meter. Itulah mengapa teleskop ini mampu menangkap cahaya dalam jumlah yang besar untuk masuk ke dalam nya.

Teleskop Hubble bisa dimanfaatkan guna mengadakan pengamatan obyek secara langsung. Dimana dalam hal ini, lensa okuler akan berfungsi untuk memperbesar dan melihat bayangan yang terbentuk oleh lensa obyektif, sebagaimana halnya pada mikroskop.

Artikel Terkait

ryann mp

Seorang mahasiswa tahun ketiga yang ingin membagi ilmunya kepada banyak pembaca


EmoticonEmoticon